Buka-bukaan strategi jualan laris di Marketplce

Sabtu, 25 Agustus 2018

Marketplace Adalah? Begini Jawabannya

Marketplace adalah pasar online atau bisa juga disebut mall online. Pada dasarnya sama seperti pasar konvensional atau mall-mall yang ada dikota anda. Dalam satu pasar akan berkumpul ratusan bahkan ribuan pedagang yang menjual berbagai jenis produk.

Marketplace ini menjadi tempat belanja baru genarasi milenial. Semua-mua ada; dari baju, kebutuhan sehari-hari, spare part kendaraan, dan barang unik pun ada.

Orang tidak lagi kesulitan mencari barang yang ia butuhkan, tinggal buka aplikasi marketplace, masukin kata kunci produk yang ia cari, misalkan “Piyama Wanita Celana Panjang” dan sesaat kemudian marketplace akan menyajikan puluhan toko yang menjual barang tersebut dengan harga yang bervariatif. Ini sangat menguntungkan pembeli karena bisa dengan mudah membandingkan harga dari masing-masing toko. Berbeda jika belanja di mall offline.

Bahkan uniknya sekarang, ketika kita hendak mencari barang ke mall atau toko di sekitar tempat tinggal. Kita sempatkan dulu untuk untuk surve harga di marketplace. Kira-kira harga HP Xiami type terbaru harganya berapa harga umumnya.

Hal ini merupakan prilaku konsumen di era digital yang menjadi peluang baru khususnya untuk para pebisnis toko online.

Membangun marketplace, atau membuat toko di marketplace sangat mudah. Sehingga keberadaan mall online ini menjadi peluang bisnis marketplace yang bisa kita manfaatkan.

Marketplace tokopedia mungkin bisa menjadi pilihan kita untuk membangun toko online yang berbasis marketplace. Selain juga terdapat marketplace lain seperti bukalapak, shopee, blibli, lazada dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya.

Menurut pakar marketplace; tokopedia ini merupakan mall online termasuk yang tua di Indonesia. Di tokopedia hampir semua jenis produk ada, dari fahion, kebutuhan pokok, kuliner, hingga barang unik yang mungkin tidak bisa kita temukan di pasar offline.

Biaya membuat marketplacebisa dibilang zero. Artinya kita tidak membutuhkan biaya untuk mendaftarkan toko kita di marketplace. Meski kemudian kita membayar bea iklan atau bea komisi (kalau ada), itu lain urusan.

Berbeda lagi jika kita membangun toko offline, belum jualan saja kita sudah di haruskan menyewa tempat. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyewa lapak di mall yang ada di kota anda? Harganya bisa puluhan juta perbulankan.

Peluang bisnis marketplace atau jualan di marketplace ini bisa sangat menjanjikan. Sebab pengunjung marketplace umumnya adalah orang yang benar-benar mencari barang atau orang yang siap membeli, ini sangat berbeda dengan kita jualan di facebook atau instagram.

Marketplace Indonesia terpopuler saat ini kalau berdasarkan data pengunjung adalah nomor 1 Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Namun untuk pasar masyarakat bawah, marketplace yang paling populer dan paling banyak digunakan adalah marketplace shopee.

Masih berdasarkan data juga, bahwa pengunjung shopee hampir 70% adalah perempuan. Jadi jika anda punya produk dengan segmen pasar perempuan, shopee ini menjadi marketplace yang bagus untuk jualan produk anda.

Namun begitu jualan di marketplace memiliki beberapa kelemahan yang mungkin bisa menjadi kendala khususnya untuk yang baru merintis jualan online.

Diatarannya adalah persaingan yang terbuka antara pedagang kecil dan besar yang mengakibatkan perang harga. Jika pemodal kecil mengikuti persaingan ini bisa dipastikan akan tumbang di tengah jalan.

Namun jangan khawatir, yang namanya rezeki sudah ada yang ngatur. Bagi kita yang mungkin bermodal pas-pasan bisa tetep sukses jualan di marketplace asal kita bisa memaksimalkan ikhtiar.

Baca: Tips Memilih Marketplce yang Cocok untuk Pemula

Salah satu cara memaksimalkan ikhtiar tersebut adalah dengan belajar mengkiti pola sukses berjualan di marketplace.

Selamat Berjualan.